HANDAYANI, TUTIK (2026) STRATEGI DIGITAL MARKETING UNTUK MEMPERTAHANKAN PERMINTAAN PASAR PADA PRODUK LOKAL BUMDES PONDOK KELOR KECAMATAN PAITON KABUPATEN PROBOLINGGO. Other thesis, UNIVERSITAS NURUL JADID.
|
Text
TUTIK HANDAYANI (2242400087).pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana mempertahankan permintaan pasar pada produk lokal BUMDes terhadap penerapan digital marketing. Latar belakang penelitian ini yakni di dasarkan pada Badan Usaha Milik Desa Pondok Kelor yang berupaya mempertahankan dan meningkatkan permintaan pasar terhadap produk lokal, khususnya jamu Pelka’ Duk Kelor, dengan melalui strategi digital marketing. Meski telah menerapkan platform digital untuk memperluas pasar dan membangun citra desa, BUMDes menghadapi tantangan seperti kapasitas produksi yang terbatas, kesiapan operasional, sumber daya manusia yang kurang memadai, dan keterbatasan pengetahuan digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang efektif dan keberhasilan penerapan digital marketing sangat bergantung pada pengelolaan sumber daya manusia dan infrastruktur digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi digital marketing yang diterapkan oleh BUMDes Pondok Kelor dalam mempertahankan dan meningkatkan permintaan pasar produk lokal, khususnya jamu Pelka’ Duk Kelor, yang telah menembus pasar nasional. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi strategi tersebut beserta solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut.
Metode penelitian yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara semi terstruktur serta Dokumentasi. Observasi di lakukan untuk mengamati secara sistematis rumah produksi yang belum di resmikan, kemasan produk yang ada di balai desa serta mencatat detail seperti bahan herbal, metode pembuatan, dan pengemasan steril, sedangkan wawancara semi terstruktur di gunakan untuk menggali informasi dari responden terkait strategi digital marketing, tantangan, dan solusi yang diterapkan. Dokumentasi juga di lakukan untuk pengumpulan data dari sumber tertulis atau visual, seperti dokumen, foto, dan rekaman suara Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara sistematis untuk memahami secara mendalam konteks dan fenomena yang diteliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Pondok Kelor memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp, serta marketplace dan platform pemerintah seperti e-Katalog, Bela-Beli, dan SI MADU untuk memperluas jangkauan pasar dan mempertahankan permintaan konsumen. Strategi ini membantu meningkatkan visibilitas produk dan memperkuat citra produk lokal berbasis desa. Namun, implementasi strategi digital marketing masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital, sarana produksi, dan bahan baku musiman. Upaya peningkatan kapasitas SDM, penguatan fasilitas produksi, dan pengembangan konten promosi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan eksistensi produk lokal BUMDes di era digital.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Fakultas Sosial dan Humaniora > S1 Ekonomi |
| Depositing User: | Cicik Sri Rahayu |
| Date Deposited: | 31 Oct 2026 06:17 |
| Last Modified: | 31 Oct 2026 06:17 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/3074 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
