Salim, Agus (2018) PROTOTYPE SISTEM MONITORING TARIF DAYA LISTRIK BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO. Other thesis, UNIVERSITAS NURUL JADID.
|
Text
Skripsi_14030204_Agus Salim_TE.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Kata Kunci: kWh Meter, Tarif Listrik, Arduino Uno, Sensor ACS712, Sensor ZMPT101B, Efek Hall (Hall Effect).
Kilo Watt Hour (kWh) meter merupakan instrumen penting yang digunakan oleh PT PLN (Persero) untuk mengukur daya aktif serta mencatat akumulasi konsumsi energi listrik pelanggan dalam satuan kilowatt-jam. Kendati demikian, sebagian besar perangkat yang terpasang di lingkungan domestik saat ini masih berupa kWh meter konvensional, di mana masyarakat awam pada umumnya mengalami kesulitan dalam membaca dan mengonversikan angka indeks pemakaian tersebut ke dalam nominal rupiah. Hambatan ini memicu kurangnya kesadaran publik dalam efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah alat berupa Prototipe Sistem Monitoring Tarif Daya Listrik guna mempermudah visualisasi biaya pemakaian listrik secara langsung (real-time). Sistem kendali ini menggunakan mikrokontroler ATmega328P pada papan pengembang Arduino Uno sebagai unit pemroses sentral yang deprogram melalui software Arduino IDE. Deteksi parameter arus beban memanfaatkan sensor ACS712 yang menghasilkan keluaran Analog-to-Digital Converter (ADC) untuk diproses melalui pin A0 Arduino. Sementara itu, parameter tegangan jaringan PLN diukur menggunakan sensor ZMPT101B yang keluarannya dikonversikan melalui pin analog A1. Informasi matematis hasil perkalian arus, tegangan, faktor waktu, serta konversi tarif per kWh kemudian divisualisasikan melalui layar LCD berukuran 16x2. Berdasarkan hasil pengujian sistem, perangkat ini berhasil mengalkulasi serta menampilkan nilai energi listrik dan nominal rupiah secara presisi. Pengujian akurasi menunjukkan bahwa sensor tegangan ZMPT101B memiliki persentase error sebesar 0,73% jika dibandingkan dengan alat ukur multitester standar. Di sisi lain, sensor arus ACS712 menunjukkan persentase error yang cukup signifikan yaitu sebesar 6,2%. Tingginya nilai error ini dianalisis terjadi akibat adanya interferensi medan elektromagnetik eksternal dari transformator step-down pada sensor ZMPT101B yang memengaruhi sensitivitas sirkuit terpadu (IC) berbasis efek Hall (Hall effect) pada komponen ACS712.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro |
| Depositing User: | Saiful Ghazi |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 01:31 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 01:31 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/3774 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
