Ababil, Achmad Faizal and Abdullah, Abdullah and Widyasari, Nur and Mustafa, Zaiton Binti (2026) Manajemen Transformasi Pendidikan Islam: Integrasi Nilai Spiritual dan Teknologi dalam Lembaga Pendidikan. JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, 11 (1). pp. 467-480. ISSN 2548-4834
|
Text
achmad faizal ababil.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (419kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen transformasi pendidikan Islam melalui integrasi nilai spiritual dan teknologi dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Fenomena yang dikaji berfokus pada tantangan digitalisasi yang berpotensi melemahkan nilai ruhiyah, serta upaya lembaga dalam menyeimbangkan efisiensi teknologi dengan pembinaan spiritual. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis multi kasus, dengan subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di dua Madrasah Aliyah Banyuwangi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi spiritualitas dan teknologi diwujudkan melalui manajemen berbasis nilai amanah, pelatihan digital berorientasi etika, serta penguatan budaya kerja ruhani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital yang berlandaskan iman dan akhlak mampu memperkuat profesionalisme dan karakter kelembagaan pendidikan Islam.
This research aims to analyze the management of Islamic education transformation thru the integration of spiritual values and technology in the management of educational institutions. The phenomenon under study focuses on the challenges of digitalization that could potentially weaken spiritual values, as well as the institution's efforts to balance technological efficiency with spiritual development. This research approach uses a multi-case qualitative method, with the research subjects consisting of school principals, teachers, and educational staff at two Madrasah Aliyah in Banyuwangi. Data was collected thru in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and then analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The research findings indicate that the integration of spirituality and technology is realized thru trust-based value management, ethics-oriented digital training, and the strengthening of a spiritual work culture. This research concludes that digital transformation based on faith and morals is capable of strengthening the professionalism and institutional character of Islamic education.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Integritas Spiritual, Literasi Digital, Manajemen Transformasi, Teknologi Pendidikan Spiritual Integrity, Digital Literacy, Transformation Management, Educational Technology |
| Subjects: | Arsip Pengajaran L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Program Pasca Sarjana > S2 Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email achfaizalababil27@gmail.com |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 02:03 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 02:39 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4156 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
