DINANTI, SOFIAH (2026) FIQIH MUAMALAH DAN TEKNOLOGI DIGITAL: TELAAH KRITIS ATAS LEGALITAS JUAL BELI ASET KRIPTO DALAM FATWA ULAMA KONTEMPORER. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
SKRIPSI SOFIAH DINANTI TS.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan teknologi digital melalui kemunculan aset kripto berbasis blockchain telah menimbulkan persoalan hukum baru dalam fiqih muamalah, khususnya terkait keabsahan jual beli aset digital di Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Penelitian ini bertujuan menganalisis legalitas jual beli aset kripto berdasarkan fatwa ulama kontemporer dengan menelaah argumentasi hukum, dasar istinbath, serta relevansinya terhadap perkembangan regulasi dan praktik pasar digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data diperoleh dari fatwa resmi MUI, keputusan DSN-MUI yang relevan, literatur fiqih muamalah, serta pandangan ulama kontemporer mengenai aset kripto. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi dengan membaca, mengklasifikasi, dan menginterpretasi substansi fatwa berdasarkan konsep gharar, maisir, riba, taqabudh, tsaman, ‘urf, maslahah, dan maqashid syariah. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pandangan ulama. Kelompok konservatif cenderung mengharamkan jual beli aset kripto karena dinilai mengandung ketidakpastian, spekulasi tinggi, potensi kerugian, serta belum memenuhi kriteria objek transaksi yang stabil dan bernilai secara syar‘i. Sebaliknya, kelompok progresif membuka ruang kebolehan kripto sebagai komoditas digital sepanjang memiliki manfaat, nilai ekonomi, kepemilikan yang jelas, dapat diserahterimakan secara digital, serta tidak digunakan untuk praktik yang merugikan. Penelitian ini juga menemukan problem inkonsistensi dalam penilaian hukum terhadap aset digital, terutama ketika aset berbasis teknologi serupa memperoleh perlakuan hukum yang berbeda. Temuan ini menegaskan bahwa legalitas kripto tidak cukup ditentukan oleh bentuk teknologinya, tetapi juga oleh fungsi, manfaat, risiko, dan mekanisme transaksinya. Oleh karena itu, diperlukan ijtihad jam‘i yang adaptif untuk menyelaraskan fatwa ulama, regulasi OJK, dan realitas pasar, sehingga pengembangan keuangan digital tetap sejalan dengan prinsip maqashid syariah.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | aset kripto, fiqih muamalah, fatwa ulama, jual beli digital, maqashid syariah |
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions H Social Sciences > HF Commerce K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Sofiah Dinanti |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 07:05 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 07:05 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4209 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
