THE KIAI AS A COMMUNITY RELATIONS AGENT IN SUSTAINING THE EXISTENCE OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS: A CASE STUDY AT PONDOK PESANTREN BURHANUL ABRAR BESUKI, SITUBONDO

Sholahuddin, Sholahuddin (2026) THE KIAI AS A COMMUNITY RELATIONS AGENT IN SUSTAINING THE EXISTENCE OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS: A CASE STUDY AT PONDOK PESANTREN BURHANUL ABRAR BESUKI, SITUBONDO. THE KIAI AS A COMMUNITY RELATIONS AGENT IN SUSTAINING THE EXISTENCE OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS: A CASE STUDY AT PONDOK PESANTREN BURHANUL ABRAR BESUKI, SITUBONDO, 12 (2). pp. 1-18. ISSN 2461-0755

[thumbnail of NASKAH FINAL.docx] Text
NASKAH FINAL.docx
Restricted to Registered users only

Download (481kB)

Abstract

Konsep hubungan masyarakat (humas) dalam lingkup pesantren merujuk pada
proses komunikasi strategis antara pesantren dengan masyarakat, pemerintah, alumni, dan
pihak eksternal lainnya. Hubungan ini bertujuan membangun kerja sama, meningkatkan
kepercayaan publik, dan memperkuat citra lembaga Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pendekatan kualitatif dipilih
karena mampu menggali secara mendalam fenomena sosial-keagamaan yang berkaitan
dengan peran kiai, khususnya dalam membangun hubungan masyarakat sebagai strategi
mempertahankan eksistensi pesantren. Jenis studi kasus digunakan untuk memahami
secara utuh konteks, proses, serta dinamika hubungan sosial dan aktivitas dakwah
eksternal yang dilakukan oleh kiai di satu pesantren secara mendalam dan
komprehensif.Kiai memiliki posisi yang sangat strategis dalam struktur sosial pesantren
dan masyarakat. Di Pondok Pesantren Burhanul Abrar, figur Kiai tidak hanya berfungsi
sebagai pendidik spiritual, pemimpin lembaga, atau pengajar kitab kuning, melainkan
sebagai tokoh sentral yang memiliki legitimasi moral di mata masyarakat. Kiai menjadi
komunikator utama yang menghubungkan pesantren dengan masyarakat sekitar maupun
masyarakat di luar daerah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran
Kiai menjadi faktor paling dominan dalam mempertahankan eksistensi Pondok Pesantren
Burhanul Abrar. Peran ini mencakup aktivitas dakwah, pembinaan masyarakat,
pendekatan kultural, hubungan interpersonal, dan penguatan jaringan alumni. Dakwah
eksternal Kiai yang aktif di berbagai daerah telah menjadi sarana efektif dalam
membangun citra positif pesantren sehingga meningkatkan jumlah santri, memperluas
dukungan masyarakat, dan memperkokoh reputasi lembaga.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Peran Kiai; Hubungan masyarakat; Eksistensi Pondok
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Fakultas Agama Islam > S1 Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Unnamed user with email sholahuddin220104@gmail.com
Date Deposited: 18 Aug 2026 05:14
Last Modified: 18 Aug 2026 05:14
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4238

Actions (login required)

View Item View Item