Implementation of the Eclectic Method Using the Kitab Al-Iktisyaf at Pondok Pesantren An-Nahdloh Selangor Malaysia

Al-Ayubi, Khotib Alwi and Firdaus, Sulton (2026) Implementation of the Eclectic Method Using the Kitab Al-Iktisyaf at Pondok Pesantren An-Nahdloh Selangor Malaysia. Lahjah Arabiyah: Journal of Arabic Language and Arabic Language Education, 7 (2). pp. 125-140. ISSN 2716-2028

[thumbnail of Jurnal Saya.pdf] Text
Jurnal Saya.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (599kB)

Abstract

This study aims to (1) describe the implementation of the eclectic method in teaching Kitab Al-Iktisyaf at Pondok Pesantren An-Nahdloh Selangor Malaysia, and (2) analyze its impact on students’ comprehension, participation, and reflective abilities. The eclectic method serves as an integrative pedagogical approach that combines traditional pesantren methods such as bandongan, sorogan, and halaqah with modern learning strategies, including contextual discussion, interactive questioning, group learning, guided memorization, and project-based learning. This research employs a qualitative descriptive approach using a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of the eclectic method creates an active and collaborative learning atmosphere, enhances students’ understanding of linguistic structures and classical text meanings, and fosters reflective attitudes toward contextual Islamic values. This study contributes to the development of Islamic pedagogical discourse by demonstrating that the eclectic method not only preserves traditional pesantren learning traditions but also strengthens students’ participation, contextual understanding, and reflective learning abilities through the integration of classical and modern instructional strategies. Furthermore, this approach reinforces the integration between traditional pesantren scholarship and modern pedagogical innovation. However, several challenges remain, including limited instructional time, differences in students’ abilities, and teachers’ pedagogical readiness to manage varied methods. Thus, the eclectic method has proven to be an integrative, contextual, and adaptive learning model for modern Islamic education while maintaining the traditional values of pesantren-based learning.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi metode eklektik dalam pembelajaran Kitab Al-Iktisyaf di Pesantren An-Nahdloh Selangor, Malaysia; dan (2) menganalisis dampaknya terhadap pemahaman, partisipasi, serta kemampuan reflektif santri. Metode eklektik merupakan pendekatan pedagogis integratif yang menggabungkan metode pembelajaran tradisional pesantren, seperti bandongan, sorogan, dan halaqah, dengan strategi pembelajaran modern yang meliputi diskusi kontekstual, tanya jawab interaktif, pembelajaran kelompok, hafalan terbimbing, dan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode eklektik mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan kolaboratif, meningkatkan pemahaman santri terhadap struktur kebahasaan dan makna teks klasik, serta menumbuhkan sikap reflektif terhadap nilai-nilai Islam yang kontekstual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan wacana pedagogi Islam dengan menunjukkan bahwa metode eklektik tidak hanya mampu mempertahankan tradisi pembelajaran pesantren, tetapi juga memperkuat partisipasi santri, pemahaman kontekstual, dan kemampuan reflektif melalui integrasi strategi pembelajaran klasik dan modern. Selain itu, pendekatan ini memperkuat keterpaduan antara khazanah keilmuan pesantren dan inovasi pedagogis kontemporer. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa tantangan, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan santri, serta kesiapan pedagogis guru dalam mengelola berbagai metode pembelajaran. Dengan demikian, metode eklektik terbukti menjadi model pembelajaran yang integratif, kontekstual, dan adaptif bagi pendidikan Islam modern tanpa mengabaikan nilai-nilai tradisional yang menjadi ciri khas pesantren.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Eclectic Method, Kitab Al-Iktisyaf, Classical Islamic Texts, Pesantren, Islamic Education Metode Eklektik, Kitab Al-Iktisyaf, Kitab Kuning, Pesantren, Pendidikan Islam
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Fakultas Agama Islam > S1 Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Unnamed user with email alwieyalayubiey@gmail.com
Date Deposited: 16 Aug 2026 04:53
Last Modified: 02 Sep 2026 03:40
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4310

Actions (login required)

View Item View Item