Hubungan Status Gizi, Indeks Massa Tubuh, Kadar Hemoglobin, dan Usia Menarke dengan Kejadian Dismenore pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Ashariyah Balung Jember

Amaliyah, Nikko Izza (2025) Hubungan Status Gizi, Indeks Massa Tubuh, Kadar Hemoglobin, dan Usia Menarke dengan Kejadian Dismenore pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Ashariyah Balung Jember. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.

[thumbnail of Skripsi_2131800051_Nikko Izza Amaliyah_KEP.pdf] Text
Skripsi_2131800051_Nikko Izza Amaliyah_KEP.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Dismenore atau nyeri haid merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami remaja putri dan berdampak negatif pada aktivitas harian, prestasi belajar, hingga kualitas hidup. Penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi, Indeks Massa Tubuh (IMT), kadar hemoglobin, dan usia menarche dengan kejadian dismenore pada remaja putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Ashariyah Balung Jember. Sebanyak 133 remaja putri dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling, di mana data diperoleh melalui pengukuran antropometri (status gizi dan IMT), pemeriksaan kadar hemoglobin dengan alat Easy Touch GCHb, serta pengisian kuesioner dismenore, lalu dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan koefisien kontingensi. Hasil penelitian mengonfirmasi adanya hubungan yang signifikan antara status gizi (p = 0,000), IMT (p = 0,000), kadar hemoglobin (p = 0,001), dan usia menarche (p = 0,000) dengan kejadian dismenore. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keempat variabel biologis tersebut berhubungan nyata dengan timbulnya dismenore, sekaligus memperkuat teori prostaglandin dan hormonal sebagai dasar fisiologisnya dalam konteks spesifik santriwati di pesantren, sehingga dapat dijadikan landasan intervensi promotif dan preventif pada bidang keperawatan komunitas dan maternitas.

Versi Bahasa Inggris (Abstract)

Dysmenorrhea or menstrual pain is a prevalent menstrual disorder among adolescent females that adversely impacts daily activities, academic performance, and overall quality of life. This correlational analytic study employing a cross-sectional approach aimed to analyze the relationship between nutritional status, Body Mass Index (BMI), hemoglobin levels, and age at menarche with the incidence of dysmenorrhea among female adolescents at the Salafiyah Syafi’iyah Ashariyah Islamic Boarding School in Balung, Jember. A sample of 133 female adolescents was enrolled using a purposive sampling technique, with data collected via anthropometric measurements (nutritional status and BMI), hemoglobin testing utilizing the Easy Touch GCHb device, and structured dysmenorrhea questionnaires, followed by data analysis using the Chi-Square test and contingency coefficient. Results indicated a statistically significant relationship between nutritional status (p = 0.000), BMI (p = 0.000), hemoglobin levels ($p = 0.001$), and age at menarche (p = 0.000) with the incidence of dysmenorrhea. The study concludes that these four biological factors significantly correlate with dysmenorrhea occurrence, strengthening the physiological underlying theories of prostaglandin activity and hormonal balance among female Islamic boarding school students, thereby serving as a reference for preventive and promotive measures in community and maternity nursing care.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Dismenore, Status Gizi, IMT, Hemoglobin, Usia Menarche, Remaja Putri Dysmenorrhea, Nutritional Status, BMI, Hemoglobin, Age At Menarche, Adolescent Girls
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: Saiful Ghazi
Date Deposited: 19 Sep 2026 04:33
Last Modified: 19 Sep 2026 07:11
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4506

Actions (login required)

View Item View Item