Hubungan Personal Hygiene dan Sarana Sanitasi dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Lubbul Labib Kedungsari Maron Probolinggo

Pramudita, Putri Novia (2025) Hubungan Personal Hygiene dan Sarana Sanitasi dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Lubbul Labib Kedungsari Maron Probolinggo. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.

[thumbnail of Skripsi_2131800043_Putri Novia Pramudita_KEP.pdf] Text
Skripsi_2131800043_Putri Novia Pramudita_KEP.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Skabies merupakan masalah kesehatan kulit yang masih marak terjadi di lingkungan pondok pesantren akibat kurangnya perilaku personal hygiene santri serta kondisi sarana sanitasi yang belum memenuhi standar kesehatan. Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara personal hygiene dan sarana sanitasi terhadap kejadian skabies di Pondok Pesantren Lubbul Labib Kedung Sari Maron Probolinggo. Populasi penelitian mencakup seluruh santri mukim sebanyak 280 orang yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling, di mana pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur lalu dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas santri memiliki perilaku personal hygiene yang kurang baik, sarana sanitasi yang tidak memenuhi standar, serta mengalami kejadian skabies, dengan uji statistik mengonfirmasi adanya hubungan signifikan antara personal hygiene dengan kejadian skabies (p-value $\le 0,05$) maupun antara sarana sanitasi dengan kejadian skabies (p-value $\le 0,05$). Penelitian ini menyimpulkan bahwa makin buruk perilaku personal hygiene dan kondisi sarana sanitasi, makin tinggi risiko penularan skabies di pesantren, sehingga pengelola pondok pesantren diharapkan dapat memperkuat edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta membenahi fasilitas sanitasi secara berkelanjutan.

Versi Bahasa Inggris (Abstract)

Scabies represents a persistent dermatological issue in Islamic boarding schools, primarily driven by poor personal hygiene practices among students and inadequate sanitation infrastructure. This analytic study utilizing a cross-sectional approach aimed to analyze the relationship between personal hygiene practices, sanitation facilities, and the incidence of scabies at the Lubbul Labib Islamic Boarding School in Kedung Sari, Maron, Probolinggo. The study population comprised all 280 resident students enrolled via a total sampling technique, with data collected using structured questionnaires and analyzed via the Chi-Square test. Findings revealed that the majority of students exhibited poor personal hygiene practices, utilized sub-standard sanitation facilities, and experienced active scabies infestations, with statistical analysis confirming a significant relationship between personal hygiene and scabies incidence (p-value $\le 0.05$) as well as between sanitation facilities and scabies incidence (p-value $\le 0.05$). The study concludes that poorer personal hygiene behaviors and substandard sanitation conditions directly correspond to an elevated risk of scabies transmission, underscoring the urgent need for school administrators to enhance clean and healthy living behavior education while renovating sanitation infrastructure to curb infestation rates.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Personal hygiene, sarana sanitasi, scabies, pondok pesantren Personal hygiene, sanitation facilities, scabies, Islamic boarding school
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: Saiful Ghazi
Date Deposited: 19 Sep 2026 05:47
Last Modified: 19 Sep 2026 07:09
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4508

Actions (login required)

View Item View Item