Nafi'ah, Siti Jiyadatun (2025) Analisis Tingkat Pengetahuan tentang Skabies dan Personal Hygiene Santriwati dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
Skripsi_2131800039_Siti Jiyadatun Nafi'ah_KEP.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Skabies yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei masih menjadi masalah kesehatan kulit utama di Indonesia, khususnya di lingkungan berpopulasi padat seperti pondok pesantren akibat minimnya pemahaman mengenai penularan dan pencegahan serta buruknya penerapan personal hygiene. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang skabies dan personal hygiene terhadap kejadian skabies pada santriwati di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Dari populasi sebanyak 2.974 santriwati, dipilih sampel sejumlah 352 responden menggunakan teknik simple random sampling, di mana pengumpulan data dilakukan pada bulan Januari 2025 melalui kuesioner terstruktur lalu dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang skabies dengan kejadian skabies ($p\text{-value} = 0,000$) serta antara personal hygiene dengan kejadian skabies ($p\text{-value} = 0,000$). Penelitian ini menyimpulkan bahwa makin rendah tingkat pengetahuan dan kualitas personal hygiene santriwati, makin tinggi risiko kejadian skabies, sehingga pengelola pondok pesantren diharapkan dapat meningkatkan program edukasi kesehatan kulit dan promosi kebersihan diri secara konsisten.
Versi Bahasa Inggris (Abstract)
Scabies, caused by the infestation of Sarcoptes scabiei mites, remains a prevalent dermatological issue in Indonesia, particularly in densely populated environments like Islamic boarding schools where limited awareness of transmission and poor personal hygiene exacerbate infection risks. This quantitative study employing a cross-sectional design aimed to analyze the relationship between knowledge levels regarding scabies, personal hygiene practices, and the incidence of scabies among female students (santriwati) at the Nurul Jadid Islamic Boarding School in Paiton, Probolinggo. From a total population of 2,974 female students, a sample of 352 respondents was selected using a simple random sampling technique; data were collected in January 2025 via structured questionnaires and evaluated using the Chi-Square test. Results revealed a statistically significant relationship between knowledge levels about scabies and scabies incidence ($p\text{-value} = 0.000$), as well as between personal hygiene practices and scabies incidence ($p\text{-value} = 0.000$). The study concludes that lower knowledge levels and poor personal hygiene directly correlate with higher scabies incidence, emphasizing the need for boarding school administrators to conduct continuous health education and promote personal hygiene standards.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Skabies, Tingkat Pengetahuan, Personal Hygiene, Santriwati, Pondok Pesantren Scabies, Knowledge Level, Personal Hygiene, Female Students, Islamic Boarding School |
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Saiful Ghazi |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 05:04 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 05:30 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4520 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
