Rizkiyah, Sarifatur (2026) Penerapan Terapi Guided Imagery dalam Menurunkan Skala Nyeri Akut pada Kasus Ileus Obstruksi di Ruang Teratai Bawah RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
KIA_2532000022_Sarifatur Rizkiyah_NERS.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (20MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Ileus obstruksi merupakan kondisi kegawatdaruratan pada sistem pencernaan yang ditandai dengan adanya hambatan mekanis pada lumen usus sehingga mengganggu perjalanan isi saluran cerna. Kondisi ini menyebabkan distensi abdomen, peningkatan tekanan intralumen, serta peregangan dinding usus yang dapat menimbulkan nyeri akut. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan secara farmakologis dan didukung intervensi nonfarmakologis, salah satunya terapi guided imagery. Terapi ini merupakan teknik relaksasi yang membimbing pasien membayangkan suasana menyenangkan sehingga berpotensi membantu mengalihkan perhatian terhadap nyeri dan meningkatkan rasa nyaman. Tujuan: Karya Ilmiah Akhir ini bertujuan mendeskripsikan penerapan terapi guided imagery pada pasien ileus obstruksi dengan masalah keperawatan nyeri akut di Ruang Teratai Bawah RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. Metode: yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil: asuhan menunjukkan adanya perubahan respons pasien selama perawatan, ditandai dengan pasien tampak lebih rileks, ekspresi meringis berkurang, dan skala nyeri menurun dari 5 menjadi 3 pada hari kedua serta 1 pada hari ketiga. Kesimpulan: namun, perubahan tersebut tidak dapat dikaitkan sepenuhnya dengan terapi guided imagery karena pasien juga memperoleh terapi farmakologis dan penatalaksanaan medis lainnya. Oleh karena itu, terapi guided imagery berpotensi menjadi intervensi pendamping dalam manajemen nyeri pada pasien ileus obstruksi.
Versi Bahasa Inggris (Abstract)
Intestinal obstruction is a gastrointestinal emergency involving a mechanical blockage of the intestinal lumen that disrupts the normal passage of intestinal contents, causing abdominal distension, elevated intraluminal pressure, and intestinal wall stretching that frequently manifests as acute pain. Pain management requires pharmacological treatment complemented by non-pharmacological interventions, such as guided imagery therapy—a relaxation technique directing patients toward pleasant mental imagery to divert focus from pain and enhance comfort. This case study employing a comprehensive nursing process framework (assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation) aimed to describe the execution of guided imagery therapy in an intestinal obstruction patient presenting with acute pain at the Teratai Bawah Ward, R.T. Notopuro Regional General Hospital, Sidoarjo. Nursing care outcomes demonstrated positive clinical changes during hospitalization, evidenced by increased physical relaxation, reduced facial grimacing, and a decrease in pain intensity scores from 5 to 3 on the second day and to 1 on the third day. The study concludes that while these improvements cannot be attributed solely to guided imagery due to concurrent pharmacological and medical interventions, guided imagery therapy holds strong potential as a valuable complementary intervention in pain management for patients with intestinal obstruction.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ileus obstruksi, nyeri akut, guided imagery, asuhan keperawatan |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > Profesi Ners |
| Depositing User: | Unnamed user with email syarifaturrizkiyah@gmail.com |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 02:23 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 02:23 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4527 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
