INTERTEKSTUALITAS PENAFSIRAN KISAH PENGUTUSAN NABI ADAM SEBAGAI KHALIFAH DALAM TAFSIR KASYF ALASRAR KARYA M. RUSLAN: ANALISIS JULIA KRISTEVA ATAS QS. AL-BAQARAH AYAT 30-37

AZMI, MUHAMMAD ROFIQI (2026) INTERTEKSTUALITAS PENAFSIRAN KISAH PENGUTUSAN NABI ADAM SEBAGAI KHALIFAH DALAM TAFSIR KASYF ALASRAR KARYA M. RUSLAN: ANALISIS JULIA KRISTEVA ATAS QS. AL-BAQARAH AYAT 30-37. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.

[thumbnail of TANG SKRIPSI (3).pdf] Text
TANG SKRIPSI (3).pdf
Restricted to Registered users only

Download (995kB)

Abstract

Tafsir Kasyf al-Asrar karya M. Ruslan merupakan salah satu karya tafsir Nusantara kontemporer yang lahir dari tradisi lisan pengajian "Tadabbur Al-Qur’an" di Masjid Raya Makassar. Sebagai tafsir kontemporer, karya ini berinteraksi dengan berbagai khazanah tafsir klasik maupun modern. Namun, keterkaitannya berpfokus pada kisah pengutusan khalifah dalam Surah al-Baqarah ayat 30–37, penelitian ini belum pernah dipetakan secara sistematis, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana hubungan intertekstual yang terbangun serta bagaimana transformasi makna yang terjadi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk-bentuk intertekstual yang terdapat dalam penafsiran, pola intertekstual yang digunakan oleh mufasir, serta transformasi makna yang terjadi antara teks rujukan (hipogram) dan Tafsir Kasyf al-Asrar (fenoteks). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (library research). Sumber data primer diperoleh dari kitab Tafsir Kasyf al-Asrar karya M. Ruslan khususnya pada Surah al-Baqarah ayat 30–37, sedangkan data sekunder berupa kitab-kitab tafsir rujukan seperti Ruh al-Ma’ani karya al-Alusi dan Tafsir al-Mishbahkarya M. Quraish Shihab, serta jurnal dan dokumen pendukung lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, dengan analisis data menggunakan kerangka teori intertekstualitas Julia Kristeva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk intertekstual yang ditemukan meliputi kesamaan makna (semantic parallelism), penyederhanaan teks (haplology), dan pengembangan makna (expansion). Pola intertekstual yang diterapkan cenderung bersifat implisit, selektif, sintesis, dan kontekstual. Transformasi makna terjadi pada rekonstruksi konsep khalifah dari sekadar gagasan teologis-klasik menjadi amanah profesionalitas serta tanggung jawab sosial-ekologis, serta penafsiran ilmu Nabi Adam sebagai fondasi etika dan edukasi spiritual. Peneliti berharap hasil studi ini dapat mendorong para pengkaji tafsir Nusantara untuk memperluas analisis intertekstualitas pada surah-surah lain dalam Tafsir Kasyf alAsrar guna memperkaya pemetaan khazanah tafsir Indonesia.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Agama Islam > S1 Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
SWORD Depositor: Unnamed user with email [email protected]
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 31 Oct 2026 02:44
Last Modified: 31 Oct 2026 02:44
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4601

Actions (login required)

View Item View Item