JAMIL, ULIL ITQON (2026) PERLINDUNGAN HAK ANAK PASCA PERCERAIN DI LINGKUNGAN PESANTREN: ANALISIS EMPIRIS TERHADAP PELAKSANAAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHINYA. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
SKRIPSI (ULIL ITQON JAMIL) HUKUM KELUARGA 2026 Repository.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Jamil, Ulil Itqon. 2026. Perlindungan Hak Anak Pasca Perceraian Di Lingkungan Pesantren: Analisis Empiris Terhadap Pelaksanaan Dan Faktor-Faktor Yang Memengaruhinya. Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga, Fakultas Agama Islam, Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton Probolinggo. Dosen Pembimbing I Faridy, M.H., dan Pembimbing II Sofian Syaiful Rizal. M.H.
Kata Kunci: Perceraian, Hak Anak, Lingkungan Pesantren.
Tingginya angka perceraian di Indonesia dewasa ini menimbulkan persoalan tersendiri bagi pemenuhan hak-hak anak, tak terkecuali di lingkungan pesantren yang sejatinya menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan keislaman. Secara normatif, baik hukum positif maupun hukum Islam sesungguhnya telah memberikan jaminan perlindungan terhadap hak-hak anak pasca perceraian, namun dalam tataran praktis masih ditemukan berbagai permasalahan yang cukup kompleks, terutama menyangkut aspek pengasuhan, perhatian orang tua, serta kondisi psikologis anak yang kerap terabaikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan perlindungan hak anak pasca perceraian di lingkungan pesantren serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi optimal atau tidaknya perlindungan tersebut dalam kehidupan nyata.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di tiga pesantren, yaitu Pesantren Badridduja Probolinggo, Pesantren Mabdaul Arifin Situbondo, dan Pesantren Nurulhuda Sumenep. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perlindungan hak anak pasca perceraian di lingkungan pesantren pada dasarnya tetap berjalan, meskipun terdapat dua realitas yang berbeda. Sebagian anak tetap memperoleh perlindungan hak secara baik dan stabil, sedangkan sebagian lainnya hanya terpenuhi pada aspek fisik namun belum stabil secara emosional. Faktor-faktor yang memengaruhi optimalisasi perlindungan hak anak meliputi perhatian dan komunikasi orang tua, kondisi psikologis dan kemampuan adaptasi anak, faktor ekonomi, kesiapan orang tua, dukungan lingkungan pesantren, serta ketahanan emosional orang tua pasca perceraian. Dengan demikian, lingkungan pesantren memiliki peran penting sebagai ruang sosial dan religius dalam mendukung keberlangsungan perlindungan hak anak pasca perceraian.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perceraian, Hak Anak, Lingkungan Pesantren. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Unnamed user with email ulilitqonjamil@gmail.com |
| Date Deposited: | 18 Oct 2026 01:42 |
| Last Modified: | 18 Oct 2026 01:42 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4661 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
