ANGGRAINI, WIDYA DWY (2026) IMPLEMENTASI KEUANGAN DIGITAL DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI SISTEM KEUANGAN DI ERA DIGITAL (BARBERSHOP VIP GENDING). Other thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
WIDYA DWY ANGGRAINI_2210600011.pdf Restricted to Registered users only Download (890kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan pesat keuangan digital telah mempercepat transformasi sistem keuangan melalui perluasan akses terhadap layanan pembayaran digital serta peningkatan efisiensi usaha pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun demikian, bukti empiris mengenai implementasi keuangan digital pada UMKM berbasis jasa, khususnya barbershop, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi keuangan digital dalam mendukung transformasi sistem keuangan di Barbershop VIP Gending, Kabupaten Probolinggo, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sepuluh informan, terdiri atas pemilik, karyawan, dan pelanggan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barbershop VIP Gending telah menerapkan sistem pembayaran hibrida yang mengintegrasikan pembayaran tunai, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan dompet digital (e-wallet). Meskipun infrastruktur pembayaran digital telah berhasil diimplementasikan dan karyawan memiliki kemampuan operasional yang memadai, tingkat adopsi pembayaran digital oleh pelanggan masih relatif rendah karena transaksi tunai masih mendominasi. Implementasi keuangan digital terbukti meningkatkan efisiensi transaksi, mempermudah pencatatan keuangan, memperkuat pengelolaan usaha, serta meningkatkan kualitas layanan. Implementasi tersebut didukung oleh komitmen manajemen, kompetensi karyawan, dan meningkatnya kesadaran pelanggan terhadap pembayaran digital, sementara ketidakstabilan jaringan internet, keterbatasan fitur aplikasi, dan preferensi pelanggan terhadap pembayaran tunai masih menjadi tantangan utama. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi sistem keuangan pada UMKM berbasis jasa tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi, tetapi juga pada kapasitas organisasi, penerimaan pelanggan, dan ketersediaan infrastruktur pendukung. Hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan, lembaga keuangan, dan pelaku UMKM dalam mendorong adopsi keuangan digital yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keuangan digital, QRIS, transformasi sistem keuangan, UMKM, barbershop, inklusi keuangan. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Perbankan Syari'ah |
| Depositing User: | Unnamed user with email widyad366@gmail.com |
| Date Deposited: | 18 Oct 2026 01:48 |
| Last Modified: | 18 Oct 2026 01:48 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4669 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
