Azizah, Adelia (2026) Revitalisasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal melalui Kegiatan Keagamaan. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 8 (1). ISSN 2685-9149
|
Text
REVITALISASI+PENDIDIKAN+KARAKTER+BERBASIS+KEARIFAN+LOKAL+MELALUI+KEGIATAN+KEAGAMAAN+DI+MA+ARRIYADLAH (1).pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (280kB) | Request a copy |
Abstract
Abstract :
Character education in madrasahs plays a strategic role in shaping students who are religious,
disciplined, and responsible. However, habituation programs in schools are often not optimally
integrated with the local religious wisdom of the community. MA Arriyadlah Pandean has
consistently developed istighosah and congregational dhuha prayer activities as forms of
religious habituation rooted in local traditions. This study aims to analyze the revitalization of
istighosah and congregational dhuha prayer as a model of character education based on local
wisdom at MA Arriyadlah Pandean. The research employed a qualitative approach with a case
study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with
the head of the madrasah and Aqidah Akhlak teachers, and documentation of religious activities.
Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, including data reduction,
data display, and conclusion drawing. The findings indicate that istighosah strengthens
religious values, spirituality, and togetherness, while congregational dhuha prayer fosters
discipline, responsibility, and empathy among students. These activities integrate Islamic values
and local wisdom harmoniously, creating a religious and humanistic school culture. The
revitalization of these religious practices effectively supports religio-cultural–based character
education and offers a contextual model that can be adopted by other madrasahs.
Abstrak :
Pendidikan karakter di madrasah berperan strategis dalam membentuk peserta didik
yang religius, disiplin, dan bertanggung jawab. Namun, program pembiasaan di
sekolah sering kali belum terintegrasi secara optimal dengan kearifan lokal keagamaan
masyarakat. MA Arriyadlah Pandean secara konsisten mengembangkan kegiatan
istighosah dan shalat dhuha berjamaah sebagai bentuk pembiasaan religius berbasis
tradisi lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis revitalisasi kegiatan istighosah dan
shalat dhuha berjamaah sebagai model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di
MA Arriyadlah Pandean. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan
desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara
mendalam dengan kepala madrasah dan guru Aqidah Akhlak, serta dokumentasi
kegiatan keagamaan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan
Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa istighosah berperan dalam penguatan nilai religius,
spiritualitas, dan kebersamaan, sementara shalat dhuha berjamaah menumbuhkan
kedisiplinan, tanggung jawab, dan empati peserta didik. Kedua kegiatan tersebut
mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal secara harmonis, membentuk
budaya sekolah yang religius dan humanis. Revitalisasi pembiasaan keagamaan ini
efektif mendukung pendidikan karakter berbasis religio-kultural dan berpotensi menjadi model kontekstual bagi madrasah lain.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: Revitalization; Character Education; Local Wisdom Kata Kunci: Revitalisasi; Pendidikan Karakter; Kearifan lokal |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email putriiadel108@gmail.com |
| Date Deposited: | 17 Oct 2026 15:10 |
| Last Modified: | 17 Oct 2026 15:10 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4700 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
