Surur, Miftahus (2026) Konstruksi Hukum Penyelesaian Syiqaq: Telaah Surah An-Nisa' Ayat 35 dan Relevansinya terhadap Tujuan Perkawinan. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
Skripsi_2210300026_Miftahus Surur_HK.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
Konflik rumah tangga yang memuncak menjadi syiqaq adalah ancaman nyata bagi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Sebagai solusi, Surah An-Nisa' ayat 35 menawarkan mekanisme penyelesaian lewat pengangkatan dua orang hakam (mediator) guna mengupayakan perdamaian sebelum menempuh jalan perceraian. Sayangnya, penerapan konsep ini dalam praktik hukum keluarga di Indonesia belum optimal, di mana penyelesaian sengketa kerap lebih berorientasi pada proses litigasi di pengadilan ketimbang rekonsiliasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi hukum penyelesaian syiqaq berdasarkan Surah An-Nisa' ayat 35, serta mengkaji relevansinya terhadap pencapaian tujuan perkawinan dalam pandangan hukum Islam.
Penelitian kepustakaan (library research) ini menggunakan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i) dan pendekatan normatif yuridis. Sumber data primer bersumber dari Al-Qur'an, kitab-kitab tafsir, literatur fikih, serta peraturan perundang-undangan terkait hukum keluarga Islam. Seluruh data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis melalui tahapan deskripsi, komparasi, interpretasi, untuk selanjutnya ditarik kesimpulan secara deduktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama: konstruksi hukum penyelesaian syiqaq dalam Surah An-Nisa' ayat 35 memposisikan hakam sebagai instrumen penyelesaian sengketa berbasis musyawarah, keadilan, dan perdamaian. Kendati para ulama berbeda pendapat terkait batas kewenangan hakam, seluruhnya sepakat bahwa mekanisme ini bertujuan mencegah perceraian selama jalan islah (perdamaian) masih terbuka. Kedua: relevansi Surah An-Nisa' ayat 35 terhadap tujuan perkawinan sangat kuat, karena mekanisme tersebut secara langsung berfokus pada upaya menjaga keutuhan keluarga, melindungi hak suami istri, dan mewujudkan nilai sakinah, mawaddah, serta rahmah. Kesimpulannya, penyelesaian syiqaq dalam ayat ini tetap relevan diterapkan untuk mengatasi konflik rumah tangga masa kini demi merawat keharmonisan keluarga.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kontruksi Hukum, Syiqaq, An-Nisa ayat 35, Tujuan Perkawinan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Unnamed user with email miftahuss464@gmail.com |
| Date Deposited: | 17 Oct 2026 08:16 |
| Last Modified: | 17 Oct 2026 08:16 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4729 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
