Basmalah, Qoriatul (2026) REKONSTRUKSI PERAN GANDA SEORANG ISTRI MELALUI ISTIHSAN. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
AWAL1_watermark.pdf Restricted to Registered users only Download (38MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK
Basmalah, Qoriatul. 2026. Rekonstruksi peran ganda seorang istri melalui istihsan. Skripsi, program studi Hukum Keluarga, fakultas Agama Islam, Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton Probolinggo. Pembimbing I: Dr. Muhammad Zainuddin Sunarto, M.H.I, dan pembimbing II: Dr. Nurul Huda, M.Fil. I
Kata kunci: Rekonstruksi, peran ganda, istihsan
Fenomena peran ganda istri telah menjadi realitas sosial yang semakin meluas dalam masyarakat kontemporer, di mana perempuan tidak hanya menjalankan fungsi domestik tetapi juga berpartisipasi aktif dalam ranah publik. Namun demikian, dalam hukum Islam khususnya fikih klasik, pengaturan mengenai peran ganda istri belum dirumuskan secara tegas dan menyeluruh, sehingga menimbulkan kesenjangan antara norma hukum yang cenderung rigid dengan dinamika sosial yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis realitas sosial dan pandangan fikih klasik terhadap peran ganda istri, serta merekon struksi konsep tersebut melalui pendekatan istihsan sebagai metode ijtihad yang berbasis pada prinsip keadilan dan kemaslahatan. Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya mengintegrasikan fenomena peran ganda istri dengan metode istihsan guna menghasilkan formulasi hukum keluarga Islam yang lebih adaptif, kontekstual, dan responsif terhadap perubahan sosial.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis-normatif dengan pendekatan kualitatif, meliputi pendekatan konseptual, pendekatan ushul fikih, dan pendekatan perundang-undangan. Sumber data diperoleh melalui bahan hukum primer berupa Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab fikih klasik dan kontemporer, kitab ushul fikih, serta peraturan perundang-undangan seperti UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Bahan hukum sekunder berasal dari buku ilmiah, jurnal, skripsi, tesis, dan disertasi yang relevan. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan (library research), sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas sosial peran ganda istri merupakan respons terhadap meningkatnya tuntutan ekonomi, meluasnya akses pendidikan perempuan, serta pergeseran pandangan sosial terhadap peran perempuan. Sementara itu, fikih klasik cenderung menempatkan istri pada ranah domestik dan belum sepenuhnya mengakui kontribusi ekonomi istri di ranah publik secara proporsional. Melalui analisis istihsan, peran ganda istri dapat direkonstruksi sebagai bentuk hukum yang fleksibel dan dibenarkan secara syariat, sepanjang tidak menimbulkan kemudaratan (mafsadah), tetap menjaga keharmonisan rumah tangga, serta sejalan dengan tujuan fundamental hukum Islam (maqāṣid al-syarī’ah), yaitu terwujudnya keadilan dan kemaslahatan bagi seluruh anggota keluarga. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan kontekstual dalam penerapan hukum Islam melalui metode istihsan agar hukum keluarga Islam mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar syariat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rekonstruksi, peran ganda,istri, istihsan |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman K Law > K Law (General) K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Qoriatul Basmalah |
| Date Deposited: | 18 Oct 2026 03:54 |
| Last Modified: | 18 Oct 2026 03:54 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4832 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
