Implementasi Akad Hybrid Contract (Multi Akad) Murabahah Bil Kafalah Di BMT Tanjung Analisis Kesesuaian terhadap Fatwa DSN-MUI dan Prinsip Fikih Muamalah

ZAHRO, ROFIATUS (2026) Implementasi Akad Hybrid Contract (Multi Akad) Murabahah Bil Kafalah Di BMT Tanjung Analisis Kesesuaian terhadap Fatwa DSN-MUI dan Prinsip Fikih Muamalah. MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 4 (3). ISSN 2963-010X

[thumbnail of Implementasi+Akad+Hybrid+Contract (1).pdf] Text
Implementasi+Akad+Hybrid+Contract (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (453kB) | Request a copy

Abstract

Implementasi akad hybrid pada lembaga keuangan syariah mikro terus
berkembang sebagai bentuk inovasi pembiayaan yang mampu menyesuaikan kebutuhan
masyarakat dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip syariah. Praktik pembiayaan
murabahah bil kafalah di BMT Tanjung menunjukkan integrasi antara akad jual beli dan
penjaminan yang dirancang untuk memberikan akses pembiayaan yang lebih aman dan
mudah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus melalui observasi, wawancara
semi terstruktur, dokumentasi, dan kuesioner yang melibatkan pengelola, staf, dan nasabah
BMT. Data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan verifikasi data dengan
dukungan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad
murabahah bil kafalah secara umum telah sesuai dengan fatwa DSN-MUI dan prinsip fikih
muamalah, terutama dalam aspek transparansi margin, penetapan harga pokok, dan fungsi
kafalah sebagai jaminan pembiayaan. Keberadaan penjamin turut membantumeminimalisasi risiko pembiayaan bermasalah serta menjaga stabilitas profitabilitas
lembaga. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala operasional berupa
rendahnya pemahaman nasabah terhadap akad hybrid, kurang optimalnya transparansi
biaya administrasi, dan perbedaan interpretasi antar staf operasional. Penguatan
transparansi kontrak, peningkatan kompetensi staf, serta edukasi nasabah menjadi langkah
penting untuk memperkuat kepatuhan syariah dan meningkatkan kepercayaan masyarakat
terhadap praktik pembiayaan hybrid pada lembaga keuangan syariah mikro.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Hybrid Contract, Murabahah bil Kafalah, BMT, DSN-MUI, Fikih Muamalah, Lembaga Keuangan Syariah Mikro, Pembiayaan Syariah
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Agama Islam > S1 Perbankan Syari'ah
Depositing User: Unnamed user with email rofiatuszahro21@gmail.com
Date Deposited: 19 Oct 2026 07:21
Last Modified: 19 Oct 2026 07:21
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/4997

Actions (login required)

View Item View Item