Pembentukan Karakter Siswa Mts Melalui Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Perilaku Bulliying

SYAIHUL ISLAM, MOHAMMAD (2026) Pembentukan Karakter Siswa Mts Melalui Peranan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Perilaku Bulliying. Qosim (Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora), 4 (4). pp. 155-168. ISSN 2987-713x

[thumbnail of Pembentukan+Karakter+Siswa+Mts+Melalui+Peranan+Guru+Pendidikan+Agama+Islam+Dalam+Mencegah+Perilaku+Bulliying.pdf] Text
Pembentukan+Karakter+Siswa+Mts+Melalui+Peranan+Guru+Pendidikan+Agama+Islam+Dalam+Mencegah+Perilaku+Bulliying.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB) | Request a copy

Abstract

Bullying di lingkungan Madrasah Tsanawiyah masih menjadi persoalan yang cukup serius karena berdampak pada perkembangan psikologis, sosial dan akademik siswa serta menunjukkan belum optimalnya internalisasi nilai karakter dalam kehidupan sekolah. Penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam perlu dilakukan melalui peranan guru Pendidikan Agama Islam sebagai pendidik, pembimbingdan teladan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter siswa MTs melalui peranan guru PAI dalam mencegah perilaku bullying di lingkungan MTs Bustanul Faizin. Secara khusus, penelitian ini mengkaji bentuk pembinaan karakter, pembiasaan keagamaan, serta faktor pendukung dan penghambat pencegahan bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru PAI dan siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Hasi penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan dalam membentuk karakter siswa melalui penanaman nilai akhlak, keteladanan, pembiasaan perilaku positif, serta pendekatan spiritual. Pembiasaan kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, doa bersama dan kegiatan sosial dapat menumbuhkan disiplin, empati, tanggung jawab, serta sikap saling menghargai. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala madrasah, konsistensi guru dan keterlibatan orang tua, sedangkan hambatan berasal dari rendahnya kesadaran sebagian siswa, pengaruh teman sebaya, lingkungan sosial, serta lemahnya pengawasan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi madrasah, guru dan keluarga diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang religius dan berkarakter.
Kata Kunci : Pembentukan Karakter, Guru Pendidikan Agama Islam, Bullying.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Pembentukan Karakter, Guru Pendidikan Agama Islam, Bullying.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Agama Islam > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email mohsyaihuli@gmail.com
Date Deposited: 19 Oct 2026 07:55
Last Modified: 19 Oct 2026 07:55
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/5029

Actions (login required)

View Item View Item