PENERAPAN SENAM HIPERTENSI (SENAM TERA) UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI AKTIVITAS DAN PENGETAHUAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WISMA KEMUNING UPT PSTW PASURUAN

SUSANTI, DWI (2026) PENERAPAN SENAM HIPERTENSI (SENAM TERA) UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI AKTIVITAS DAN PENGETAHUAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WISMA KEMUNING UPT PSTW PASURUAN. Other thesis, universitas nurul jadid.

[thumbnail of KIA santi fiksss (2) (1).pdf] Text
KIA santi fiksss (2) (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lansia dan dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala, namun dapat menyebabkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Proses penuaan mengakibatkan perubahan fisiologis pada sistem kardiovaskular yang berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penurunan kemampuan lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari serta rendahnya pengetahuan mengenai pengelolaan hipertensi, sehingga muncul masalah keperawatan berupa intoleransi aktivitas dan defisit pengetahuan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah Senam Hipertensi (Senam Tera) sebagai upaya meningkatkan toleransi aktivitas, menambah pengetahuan lansia mengenai hipertensi, serta membantu mengendalikan tekanan darah. Tujuan: Untuk menerapkan Senam Hipertensi (Senam Tera) dalam meningkatkan toleransi aktivitas dan pengetahuan pada lansia dengan hipertensi di Wisma Kemuning UPT PSTW Pasuruan. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Asuhan keperawatan dilaksanakan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi berupa penerapan Senam Hipertensi (Senam Tera) disertai edukasi mengenai hipertensi dilakukan selama tiga hari sesuai kondisi dan kemampuan fisik klien. Hasil: Setelah dilakukan penerapan Senam Hipertensi (Senam Tera) selama tiga hari, klien menunjukkan peningkatan toleransi aktivitas yang ditandai dengan berkurangnya keluhan mudah lelah, meningkatnya kemampuan mengikuti aktivitas fisik sesuai kondisi, serta peningkatan pengetahuan mengenai hipertensi, manfaat Senam Hipertensi (Senam Tera), dan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat sebagai upaya pengendalian tekanan darah. Kesimpulan: Penerapan Senam Hipertensi (Senam Tera) sebagai bagian dari asuhan keperawatan gerontik efektif membantu meningkatkan toleransi aktivitas dan pengetahuan pada lansia dengan hipertensi. Intervensi ini dapat menjadi salah satu terapi nonfarmakologis dalam mendukung pengendalian tekanan darah serta meningkatkan kemampuan lansia dalam mengelola penyakitnya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Senam Hipertensi (Senam Tera), Toleransi Aktivitas, Defisit Pengetahuan, Asuhan Keperawatan Gerontik.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Kesehatan > Profesi Ners
Depositing User: Unnamed user with email santisanti49604@gmail.com
Date Deposited: 19 Oct 2026 21:51
Last Modified: 19 Oct 2026 21:51
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/5119

Actions (login required)

View Item View Item