ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL KUBUS DAN BALOK

Maharani, Della Indrian (2026) ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL KUBUS DAN BALOK. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.

[thumbnail of SKRIPSI DELLA INDRIAN M. (2)_watermark.pdf] Text
SKRIPSI DELLA INDRIAN M. (2)_watermark.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (19MB) | Request a copy

Abstract

Della Indrian Maharani, 2242200017. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Kubus dan Balok. Skripsi, Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Sosial dan Humaniora, Universitas Nurul Jadid, 2026. Pembimbing : Shofia Hidayah,M.Pd
Kata Kunci: kemampuan berpikir kritis, kubus dan balok, penelitian kualitatif deskriptif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP dalam menyelesaikan soal-soal materi kubus dan balok. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika, khususnya pada materi bangun ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bondowoso, yang kemudian dipilih 6 siswa untuk diwawancarai berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan enam indikator berpikir kritis menurut Facione, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, penjelasan, dan regulasi diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa bervariasi sesuai kategorinya. Siswa kategori tinggi mampu memenuhi keenam indikator berpikir kritis secara optimal, siswa kategori sedang telah memenuhi sebagian besar indikator namun belum optimal pada regulasi diri, sedangkan siswa kategori rendah masih mengalami kesulitan pada hampir seluruh indikator kecuali interpretasi. Secara umum, indikator interpretasi merupakan indikator yang paling mudah dicapai siswa, sedangkan regulasi diri menjadi indikator yang paling sulit dicapai. Faktor yang memengaruhi rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa antara lain pemahaman konsep yang masih terbatas, kurangnya kebiasaan memeriksa kembali hasil pekerjaan, serta keterbatasan dalam menyusun model matematika.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: kemampuan berpikir kritis, kubus dan balok, penelitian kualitatif deskriptif.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Sosial dan Humaniora > S1 Pendidikan Matematika
Depositing User: Unnamed user with email maharanidella59@gmail.com
Date Deposited: 20 Oct 2026 02:33
Last Modified: 20 Oct 2026 02:33
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/5143

Actions (login required)

View Item View Item