Nadifah, Nadifah (2026) INTEGRASI PENDIDIKAN ANTI KEKERASAN SEKSUAL UNTUK MENANGGULANGI PERILAKU SEKS BEBAS DI MTS NURUD DAKWAH SOKAAN KREJENGAN DAN MTS NURUL ANWAR SENTUL GADING. Masters thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
TESISS.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Fenomena meningkatnya kasus kekerasan seksual dan perilaku seks bebas di kalangan remaja menjadi tantangan serius bagi lembaga pendidikan Islam. Madrasah memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan yang mampu membentuk karakter peserta didik sehingga terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan perilaku.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Intergrasi pendidikan anti kekerasan seksual melalui pembiasaan ibadah, (2) Intergrasi pendidikan anti kekerasan seksual melalui pembelajaran Akidah Akhlak, (3) Intergrasi pendidikan anti kekerasan seksual melalui layanan Bimbingan dan Konseling, (4) Intergrasi pendidikan anti kekerasan seksual melalui tata tertib dan budaya pesantren, serta (5) model Intergrasi pendidikan anti kekerasan seksual untuk menanggulangi perilaku seks bebas di MTs Nurud Dakwah dan MTs Nurul Anwar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi multisitus menurut Robert E. Stake. Penelitian dilakukan di MTs Nurud Dakwah, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, dan MTs Nurul Anwar, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui analisis situs tunggal dan analisis lintas situs yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta sintesis lintas situs. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan member check.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Intergrasi pendidikan anti kekerasan seksual melalui pembiasaan ibadah dilakukan melalui salat berjamaah, salat dhuha, membaca Al-Qur'an, tahfidz, doa bersama, dan berbagai kegiatan keagamaan yang membentuk karakter religius, ketakwaan, serta pengendalian diri peserta didik; (2) melalui pembelajaran Akidah Akhlak dilakukan dengan mengintegrasikan materi akhlak pergaulan Islami, menjaga kehormatan diri, larangan mendekati zina, serta pembentukan akhlakul karimah melalui keteladanan, diskusi, dan nasihat; (3) melalui layanan Bimbingan dan Konseling dilakukan melalui konseling individual, bimbingan klasikal, pembinaan karakter, dan pendampingan peserta didik sebagai upaya preventif maupun kuratif terhadap perilaku menyimpang; (4) melalui tata tertib dan budaya pesantren dilakukan dengan menerapkan aturan yang mendukung pembentukan karakter, seperti larangan berpacaran, kewajiban mengikuti kegiatan keagamaan, menjaga adab pergaulan, serta penguatan budaya religius di lingkungan madrasah; dan (5) penelitian ini menghasilkan model Intergrasi pendidikan anti kekerasan seksual pada madrasah berbasis pesantren yang mengintegrasikan pembiasaan ibadah, pembelajaran Akidah Akhlak, layanan Bimbingan dan Konseling, serta tata tertib dan budaya pesantren sebagai satu kesatuan sistem pendidikan karakter religius dalam mencegah perilaku seks bebas dan kekerasan seksual.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Intergrasi nilai, pendidikan anti-kekerasan seksual, seks bebas, akidah akhlak, budaya pesantren, studi multisitus. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education L Education > LC Special aspects of education |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email nadhifah5403@gmail.com |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 02:44 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 02:44 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/5157 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
