SYAIFILLAH, ILVAN SONA (2026) KONSEP TUMA'NINAH DALAM AL-QUR'AN: STUDI TAFSIR TEMATIK DALAM TAFSIR AL-MISBAH DAN RELEVANSINYA TERHADAP FENOMENA RELIGIOUS TRAUMA. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
Revisi Fiks Naskah Final My Skripsi Tuma'ninah and Future Anxiety + watermark.pdf Restricted to Registered users only Download (962kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan kehidupan modern menghadirkan berbagai ketidakpastian ekonomi, pendidikan, dan sosial yang menimbulkan tekanan psikologis, salah satunya dalam bentuk future anxiety atau kecemasan terhadap masa depan. Fenomena ini banyak dialami generasi muda, khususnya mahasiswa tingkat akhir yang berada pada masa transisi menuju kehidupan setelah lulus. Al-Qur’an sesungguhnya menawarkan solusi spiritual atas kegelisahan tersebut melalui konsep tuma’ninah, yakni ketenteraman hati yang lahir dari keimanan dan kedekatan kepada Allah, sebagaimana termaktub dalam surat Ar-Ra’d ayat 28. Akan tetapi, kajian yang membandingkan penafsiran konsep ini antara mufasir Indonesia, yaitu M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah dan Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, serta relevansinya terhadap future anxiety, masih belum banyak dikaji secara mendalam. Peneliti merumuskan fokus penelitian ini di antaranya: 1) Bagaimana konsep tuma'ninah dalam Al-Qur'an menurut penafsiran M. Quraish Shihab dan Hamka?, 2) Bagaimana relevansi konsep tuma’ninah menurut Tafsir Al-Misbah terhadap fenomena future anxiety?, dan 3) Bagaimana relevansi konsep tuma'ninah menurut Tafsir Al-Azhar terhadap fenomena future anxiety?. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode tafsir tahlili. Sumber data primer berupa ayat-ayat tuma’ninah beserta penafsirannya dalam Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar, sedangkan sumber data sekunder berasal dari kitab tafsir lain, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan tuma’ninah dan future anxiety. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis), dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Tuma’ninah menurut M. Quraish Shihab adalah keadaan batin yang stabil dan tenteram, terbentuk melalui keimanan, zikrullah, tawakal, dan keridaan terhadap ketentuan Allah, sedangkan menurut Hamka, tuma’ninah terbentuk melalui proses kehidupan itu sendiri dari al-nafsu al-ammarah, al-nafsu al-lawwamah, hingga al-nafsu al-mutma’innah yang didukung kesabaran, syukur, dan penguatan keyakinan. 2) Relevansi tuma’ninah menurut Tafsir Al-Misbah terhadap future anxiety terletak pada iman, zikir, dan tawakal sebagai fondasi ketahanan psikologis, yang membebaskan individu dari obsesi mengendalikan hasil sambil tetap berikhtiar. 3) Relevansi tuma’ninah menurut Tafsir Al-Azhar terletak pada penekanan Hamka bahwa ketenangan tidak berarti hilangnya rasa takut terhadap masa depan, melainkan kemampuan meresponsnya secara matang melalui sabar, syukur, dan penguatan keyakinan yang berjalan bersama ikhtiar.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuma’ninah, M. Quraish Shihab, Hamka, Future Anxiety |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Unnamed user with email Ilvanssyaifillah@gmail.com |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 03:43 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 03:43 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/5193 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
