ANGGARA PUTRA, RADITIYA (2026) TINJAUAN URF’ TERHADAP ADAT SORONG SERAH AJI KRAME DI DESA BELEKA, KECAMATAN PRAYA TIMUR, KABUPATEN LOMBOK TENGAH. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.
|
Text
SKRIPSI RADITIYA ANGGARA PUTRA.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Putra, Raditiya Anggara. 2026. Tijaun ‘Urf Terhadap Adat Sorong Serah Aji Krame di Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tenga. Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga, Fakultas Agama Islam, Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton Probolinggo. Pembimbing I Sofian Syaiful Rizal, dan Pembimbing II Musthafa Syukur.
Kata Kunci: Adat Sorong Serah Aji Krame, adat perkawinan,‘urf.
Indonesia memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang beragam, termasuk dalam praktik adat perkawinan yang berkembang di berbagai daerah. Salah satu tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat suku Sasak di Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah adalah Sorong Serah Aji Krame. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi tersebut melalui perspektif ‘urf dalam hukum Islam, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan hukum Islam yang kontekstual, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan prinsip-prinsip hukum Islam dalam praktik adat perkawinan masyarakat Sasak.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan Fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui data primer berupa wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat setempat, serta data sekunder yang berasal dari literatur, buku, dan jurnal ilmiah terkait. Analisis dilakukan menggunakan konsep ‘urf sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam penetapan hukum Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sorong Serah Aji Krame mengandung nilai-nilai budaya, simbol, mantra, dan penggunaan bahasa yang santun yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Tradisi ini mencerminkan harmonisasi antara adat dan agama, sehingga dapat diterima sebagai bentuk ‘urf sahih dalam hukum Islam. Selain berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya lokal, tradisi ini juga memperkaya praktik hukum Islam yang lebih dinamis dan relevan dengan kondisi masyarakat. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan kontekstual dalam penerapan hukum Islam agar nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adat Sorong Serah Aji Krame, adat perkawinan,‘urf. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Unnamed user with email raditiyaanggaraputra26@gmail.com |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 03:45 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 03:45 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/5200 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
