PENGARUH LITERASI KEUANGAN, FOMO (FEAR OF MISSING OUT), DAN PEMANFAATAN FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI GENERASI Z DI KECAMATAN KRAKSAAN

HOFIL, MOHAMAD (2026) PENGARUH LITERASI KEUANGAN, FOMO (FEAR OF MISSING OUT), DAN PEMANFAATAN FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI GENERASI Z DI KECAMATAN KRAKSAAN. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.

[thumbnail of MOHAMAD HOFIL 2242400008 SKRIPSI_watermark.pdf] Text
MOHAMAD HOFIL 2242400008 SKRIPSI_watermark.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (17MB) | Request a copy

Abstract

Transformasi digital dan kemudahan akses financial technology telah
mendorong lonjakan partisipasi Generasi Z di pasar modal, namun rendahnya
indeks literasi keuangan nasional dan derasnya paparan FOMO (Fear of
Missing Out) di media sosial berpotensi menurunkan kualitas keputusan
investasi, khususnya di wilayah semi-perkotaan yang selama ini luput dari
kajian akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi
keuangan, FOMO, dan pemanfaatan financial technology (fintech) terhadap
keputusan investasi Generasi Z di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten
Probolinggo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 112 responden Generasi
Z berusia 18–29 tahun yang berdomisili di Kecamatan Kraksaan dan pernah
menggunakan aplikasi investasi, dipilih melalui teknik purposive sampling.
Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima tingkat dan
dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least
Square (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4, meliputi uji validitas konvergen
(AVE), validitas diskriminan (HTMT), reliabilitas komposit, dan pengujian
hipotesis melalui bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi
keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi (t =
2,391; p = 0,017), FOMO tidak berpengaruh signifikan (t = 0,563; p = 0,574),
dan pemanfaatan fintech berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi
terbesar (t = 4,094; p = 0,000). Secara bersama-sama, ketiga variabel
berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi dengan nilai Adjusted RSquare sebesar 0,505 (50,5%) dan model dinyatakan fit (SRMR = 0,081).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan investasi Generasi Z di wilayah
semi-perkotaan lebih dibentuk oleh kapasitas kognitif dan kemudahan
teknologi dibandingkan tekanan psikologis sosial, sekaligus memberikan
kontribusi empiris bagi pengembangan Behavioral Finance Theory dan
menjadi rekomendasi bagi OJK serta pelaku industri fintech dalam merancang
program literasi keuangan berbasis platform digital.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Literasi Keuangan; FOMO (Fear of Missing Out); Financial Technology; Keputusan Investasi; Generasi Z.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HG Finance
H Social Sciences > HJ Public Finance
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Q Science > QP Physiology
Divisions: Fakultas Sosial dan Humaniora > S1 Ekonomi
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 29 Oct 2026 04:48
Last Modified: 29 Oct 2026 04:48
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/5551

Actions (login required)

View Item View Item