ANALISA PENGARUH EFEKTIVITAS JENIS TANAH DALAM MENGURANGI KERUSAKAN PERALATAN PADA SISTEM DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH 20KV DI PT PLN (PERSERO) ULP PROBOLINGGO

FADILAH, RIDHWAN (2026) ANALISA PENGARUH EFEKTIVITAS JENIS TANAH DALAM MENGURANGI KERUSAKAN PERALATAN PADA SISTEM DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH 20KV DI PT PLN (PERSERO) ULP PROBOLINGGO. Other thesis, Universitas Nurul Jadid.

[thumbnail of 2221300005_Ridhwan Fadilah_TE 2 (1)_watermark.pdf] Text
2221300005_Ridhwan Fadilah_TE 2 (1)_watermark.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Sistem grounding merupakan salah satu bagian penting dalam sistem proteksi jaringan distribusi tegangan menengah yang berfungsi untuk mengalirkan arus gangguan dan tegangan lebih ke tanah sehingga mampu melindungi peralatan dari kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem grounding dalam mengurangi kerusakan peralatan pada sistem distribusi tegangan menengah 20 kV di PT PLN (Persero) ULP Probolinggo, khususnya pada peralatan Lightning Arrester (LA), Cut-Out Load Disconnect (CLD), dan Multi-Chamber Arrester (MCA). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara, pengukuran menggunakan Digital Earth Tester, serta analisis perhitungan sistem grounding tunggal dan grounding paralel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi jenis tanah dan kedalaman penanaman elektroda sangat memengaruhi nilai resistansi grounding. Pengukuran awal menunjukkan nilai resistansi pada Lightning Arrester sebesar 1,41 Ω, CLD sebesar 14,7 Ω, dan MCA sebesar 2,4 Ω. Nilai resistansi pada CLD belum memenuhi standar PUIL 2011, sehingga dilakukan perbaikan menggunakan metode grounding paralel dengan penambahan elektroda. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai resistansi CLD berhasil diturunkan menjadi 3,22 Ω, sedangkan nilai resistansi Lightning Arrester menjadi 1,25 Ω dan MCA menjadi 1,07 Ω. Selain itu, hasil pengujian juga menunjukkan bahwa penambahan kedalaman elektroda hingga 2,5 meter mampu menurunkan nilai resistansi secara signifikan pada berbagai jenis tanah, terutama tanah gembur, tanah pertanian, dan tanah rawa.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem grounding paralel terbukti lebih efektif dibandingkan grounding tunggal dalam menurunkan nilai resistansi pentanahan sehingga mampu meningkatkan keandalan sistem proteksi dan mengurangi potensi kerusakan peralatan pada sistem distribusi tegangan menengah PT PLN (Persero) ULP Probolinggo. Metode ini dapat dijadikan salah satu alternatif perbaikan sistem grounding apabila nilai resistansi pentanahan belum memenuhi standar yang dipersyaratkan.
Kata kunci: Sistem Grounding, Resistansi Grounding, Grounding Paralel, Lightning Arrester, Cut-Out Load Disconnect, Multi-Chamber Arrester, Sistem Distribusi Tegangan Menengah.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Sistem Grounding, Resistansi Grounding, Grounding Paralel, Lightning Arrester, Cut-Out Load Disconnect, Multi-Chamber Arrester, Sistem Distribusi Tegangan Menengah
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 30 Oct 2026 08:37
Last Modified: 30 Oct 2026 08:37
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/5654

Actions (login required)

View Item View Item