Haryanto, Nheiaka Windarta Putra (2025) KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH NON-RUTIN MATERI SEGITIGA DAN SEGIEMPAT. Other thesis, UNIVERSITAS NURUL JADID.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (964kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (924kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (2MB) |
Abstract
Haryanto, Nheiaka Windarta Putra. 2025. Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah non-rutin Materi Segitiga dan Segiempat. Skripsi, Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Sosial dan Humaniora, Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Pembimbing: Shofia Hidayah, S.Pd., M.Pd.
Kata kunci : Kemampuan, Berpikir Kritis, FRISCO, Masalah non-rutin, Materi Segitiga dan Segiempat.
Penelitian ini dilakukan di Mts Mambaul Ulum dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah non-rutin materi segitiga dan segiempat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen utamanya yaitu peneliti dan instrumen pendukung terdiri dari tes dan wawancara. Penelitian melibatkan 6 subjek terpilih diantaranya adalah 2 subjek kategori kemampuan tinggi (KT1 & KT2), 2 subjek kategori kemampuan sedang (KS1 & KS2) dan 2 subjek kategori kemampuan rendah (KR1 & KR2). Pada nomor 1 KT1 hanya mampu mencapai indikator Focus, Inference, Situation dan Clarity. pada nomor 2, KT1 hanya mampu mencapai indikator Focus dan Clarity sedangkan pada nomor 3 KT1 hanya mampu mencapai indikator Focus dan Clarity saja. Untuk KT2 pada nomor 1 dan 2 mampu mencapai 5 indikator yaitu Focus, Reason, Inference, Situation dan Clarity sedangkan pada nomor 3 KT2 hanya mencapai indikator Focus dan Clarity. Subjek dengan kategori kemampuan sedang (KS1 dan KS2) tidak memenuhi semua indikator berpikir kritis FRISCO. Pada nomor 1 KS1 mampu mencapai indikator yaitu Focus, Inference dan Clarity sedangkan pada nomor 2 KS1 hanya mampu memenuhi satu indikator saja yaitu Clarity. Pada nomor 3 KS1 juga hanya mampu memenuhi satu indikator saja yaitu Focus. KS2 hanya mampu mengerjakan soal nomor 1 dan 2 saja dimana pada soal nomor 1 KS2 memenuhi indikator Inference dan Clarity sedangkan pada soal nomor 2 KS2 memenuhi indikator Focus dan Clarity. Subjek dengan kategori kemampuan rendah (KR1 dan KR2) tidak memenuhi semua indikator berpikir kritis FRISCO. KR1 hanya mampu menjawab soal nomor 1 dengan memenuhi indikator Focus dan Clarity dan juga soal nomor 2 dengan memenuhi indikator Inference dan Clarity. sedangkan KR2 hanya mampu menjawab soal nomor 3 dengan memenuhi 2 indikator yaitu Focus dan Clarity. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah non-rutin materi segitiga dan segiempat di MTs Mambaul Ulum dapat dikategorikan rendah karena selain belum ada yang memenuhi semua indikator FRISCO, sebagian besar siswa termasuk subjek kategori kemampuan sedang dan rendah juga masih mendapatkan nilai yang dibawah KKM.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools |
| Divisions: | Fakultas Sosial dan Humaniora > S1 Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Users 26 not found. |
| Date Deposited: | 11 Jan 2026 03:46 |
| Last Modified: | 11 Jan 2026 03:46 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/1001 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
