AKIBAT HUKUM TERHADAP PARA PIHAK YANG MELAKUKAN JUAL BELI TANAH DI BAWAH TANGAN (Kajian Undang-Undang Pokok Agraria Dan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997)

Qur'ani, M. Nuzulul (2023) AKIBAT HUKUM TERHADAP PARA PIHAK YANG MELAKUKAN JUAL BELI TANAH DI BAWAH TANGAN (Kajian Undang-Undang Pokok Agraria Dan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997). Other thesis, UNIVERSITAS NURUL JADID.

[thumbnail of 01_COVER_DAN_AWALAN.pdf] Text
01_COVER_DAN_AWALAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 02_BAB_I.pdf] Text
02_BAB_I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (782kB)
[thumbnail of 03_BAB_II.pdf] Text
03_BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (784kB)
[thumbnail of 04_BAB_III.pdf] Text
04_BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of 05_BAB IV.pdf] Text
05_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB)
[thumbnail of 06_BAB V.pdf] Text
06_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of 07_DAFTAR_PUSTAKA.pdf] Text
07_DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (1MB)

Abstract

M. Nuzulul Qur’ani, 2023. Akibat Hukum Terhadap Para Pihak Yang Melakukan Jual Beli Tanah Di Bawah Tangan (Kajian Undang-Undang Pokok Agraria Dan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997) Skripsi, Prodi Hukum, Fakultas Sosial Humaniora, Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Pembimbing: (I) Faridy, M.H. (II) Fatimah Al-zahrah SH, M.Kn.

Kata Kunci : Pejabat Pembuat Akta Tanah, Undang-Undang Pokok Agraria, Jual Beli Tanah Di Bawah Tangan

Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) sendiri tidak menjelaskan apa yang dimaksud jual beli. Oleh karena itu dengan mengingat bahwa hukum adat yang berlaku sebagai hukum agraria nasional yang teriplementasi UUPA, maka untuk mengetahui apa yang dimaksud, kita melihat akan dicari dari hukum adat. Menurut Soejono Soekanto yang dimaksud jual beli tanah adalah suatu perbuatan pemindahan hak atas tanah yang bersifat terang dan tunai. Terang berarti perbuatan pemindahan hak tersebut dilakukan di hadapan kepala adat, yang berperan sebagai pejabat yang menanggung keteraturan dan sahnya perbuatan pemindahan hak tersebut sehingga perbuatan tersebut diketahui oleh umum. Tunai maksudnya, bahwa perbuatan pemindahan hak dan pembayaran harganya dilakukan secara serentak. Oleh karena itu, maka tunai mungkin berarti harga tanah dibayar secara kontan. Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam penyusunan penulisan hukum ini adalah penelitian hukum normatif atau kepustakaan, yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Bahan-bahan tersebut disusun secara sistematis, dikaji, kemudian ditarik suatu kesimpulan dalam hubungannya dengan masalah yang diteliti. Penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder belaka, dapat dinamakan penelitian hukum normatif atau penelitian hukum kepustakaanDalam suatu transaksi jual beli pasti ada yang dinamakan peralihan hak, khususnya dalam jual beli tanah. Dalam jual beli tanah ada atau terdapat istilah jual beli dibawah tangan atau jual beli menurut hukum adat. Jual beli dibawah tangan tersebut bersifat terang dan tunai. Jual beli dibawah tangan jika sudah memenuhi unsur terang dan tunai maka dinyatakan sah menurut hukum adat. Lalu kapan beralihnya hak tersebut dalam jual beli dibawah tangan. Karena jual beli dibawah tangan tidak dibuat di hadapan PPAT. Jika ditanya kapan maka itu menunjukkan waktu berlakunya hak itu atau berpindahnya hak itu dari pemilik lama ke pemilik yang baru. Kedua belah pihak terutama penjual mengakui adanya perjanjian jual beli yang dilaksanakan, dalam hal ini yang paling penting mengakui adalah pihak penjual. Jika kedua belah pihak telah mengakui maka perjanjian akta di bawah tangan yang telah dilakukan dianggap sempurna dan kekuatan hukum dari akta di bawah tangan tersebuut akan sama dengan akta otentik. Apabila salah satu pihak menyangkali bahwa tidak pernah terjadi jual beli maka kembali ke Peraturan Pemerintah yang berlaku sepanjang tidak ada bukti lain yang membuktikan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Sosial dan Humaniora > S1 Hukum
Depositing User: Users 20 not found.
Date Deposited: 13 Jan 2026 03:31
Last Modified: 13 Jan 2026 03:31
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/1042

Actions (login required)

View Item View Item