RELASI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PERKAWINAN (STUDI RELEVANSI PEMIKIRAN FATIAMA MERNISSI)

Ni'mah, Jazimatin (2024) RELASI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PERKAWINAN (STUDI RELEVANSI PEMIKIRAN FATIAMA MERNISSI). Other thesis, UNIVERSITAS NURUL JADID.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (728kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (699kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (530kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (673kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (524kB)
[thumbnail of DAPUS.pdf] Text
DAPUS.pdf

Download (869kB)

Abstract

Jazimatin Ni’mah. 2024. “Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Penganiayaan Dalam Rumah Tangga (Analisis Undang-
Undang No. 23 Tahun 2004)” Skripsi, Jurusan Hukum,

Fakultas Sosial dan Humaniora, Universitas Nurul Jadid
(UNUJA) Paiton Probolinggo, Pembimbing: Ismail
Marzuki, M.H

Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Penganiayaan, Rumah Tangga
Kekerasan Dalam Rumah Tangga merupakan masalah yang serius dan
memiliki dampak yang luas pada korban, keluarga, dan masyarakat. KDRT tidak
hanya menyebabkan penderitaan fisik dan psikologis pada korban, tetapi juga dapat
menyebabkan kerusakan pada struktur Keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Penganiayaan dalam Rumah
Tangga Berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2004. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan mengkaji berbagai
sumber hukum, termasuk UU, Peraturan Perundang-Undangan, dan kebijakan
pemerintah, selanjutnya dianalisis secara deduktif secara interpretatif. Hasil
penelitian ini menunjukkan Pertanggungjawaban pidana bagi pelaku penganiayaan
dalam rumah tangga harus memenuhi Unsur-Unsur pertanggungjawaban pidana
yaitu melakukan perbuatan Pidana, mampu bertanggung jawab, adanya
kesengajaan atau kealpaan, dan tidak adanya alasan pemaaf. Jika Unsur-Unsur
tersebut terpenuhi, maka hakim dapat menjatuhkan pidana terhadap terdakwa
pelaku kekerasan fisik dalam rumah tangga berdasarkan Pasal 44 ayat 1, ayat 2,
ayat 3, dan ayat 4 Undang-Undang No.23 Tahun 2004.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Sosial dan Humaniora > S1 Hukum
Depositing User: Users 19 not found.
Date Deposited: 15 Jan 2026 07:29
Last Modified: 15 Jan 2026 07:29
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/1072

Actions (login required)

View Item View Item