Halim, Moh Yusril (2024) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI PELAKUKELALAIAN KEBAKARANHUTAN DAN LAHAN DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU (PUTUSAN NOMOR305/Pid.B/LH/2023/PN Krs). Other thesis, UNIVERSITAS NURUL JADID.
|
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (636kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (618kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (612kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (743kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (484kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (1MB) |
Abstract
Halim, Moh. Yusril. 2026. Dasar Rasionalitas Hakim dalam Menjatuhkan Pidana terhadap Pelaku Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Skripsi, Program Studi Hukum, Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial, Universitas Nurul Jadid.
Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Karhutla, Rasionalitas Hakim, TNBTS.
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) merupakan persoalan lingkungan serius di Indonesia yang mayoritas disebabkan oleh faktor kelalaian manusia. Salah satu kasus yang menarik perhatian publik adalah kebakaran di kawasan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada September 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar rasionalitas hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku guna memahami konstruksi hukum dan pertimbangan keadilan yang digunakan oleh hakim dalam memutus perkara tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif (legal research) dengan menggunakan tiga pendekatan utama: pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk membedah pertimbangan hukum (legal reasoning) serta fakta-fakta persidangan yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas hakim dalam menjatuhkan putusan didasarkan pada pembuktian unsur kelalaian (culpa) yang menyebabkan kebakaran hutan, sebagaimana diatur dalam dakwaan alternatif pertama. Berdasarkan fakta hukum tersebut, hakim menjatuhkan pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan 6 (enam) bulan, serta denda sebesar Rp3.500.000.000,00 (tiga miliar lima ratus juta rupiah). Apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertimbangan hakim mencakup aspek yuridis, yaitu terpenuhinya unsur-unsur pasal dalam perundang-undangan kehutanan, serta aspek non-yuridis berupa dampak kerusakan lingkungan pada kawasan strategis nasional dan kerugian ekonomi sektor pariwisata. Putusan ini mencerminkan upaya penegakan hukum lingkungan hidup, meskipun efektivitas sanksi dalam memberikan efek jera (deterrent effect) bagi pelaku kejahatan lingkungan masih menjadi ruang diskusi yang penting.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Sosial dan Humaniora > S1 Hukum |
| Depositing User: | Users 19 not found. |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 08:11 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 04:35 |
| URI: | https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/1077 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
