ANALISIS YURIDIS PERAN PENGAWASAN PARTISIPATIF DALAM PELANGGARAN PEMILIHAN UMUM

Erfandi, Muhammad (2025) ANALISIS YURIDIS PERAN PENGAWASAN PARTISIPATIF DALAM PELANGGARAN PEMILIHAN UMUM. Other thesis, UNIVERSITAS NURUL JADID.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (778kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (620kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (640kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (587kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (623kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (463kB)
[thumbnail of DAPUS.pdf] Text
DAPUS.pdf

Download (646kB)

Abstract

Muhammad Erfandi. 2025. Analisis Yuridis Peran Pengawasan Partisipatif Dalam, Pelanggaran Pemilihan Umum.Skripsi, Prodi Hukum, Fakultas Sosial dan Humaniora, Universitas Nurul Jadid Piton Probolinggo. Pembimbing Herdy Pratama Susantyo, S.H.,M.H.

Kata Kunci: Pengawasan Partisipatif, Pelanggaran Pemilu, Analisis Yuridis, Bawaslu, Partisipasi Masyarakat

Penegakan integritas dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) menjadi aspek krusial dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Salah satu pendekatan strategis untuk mencegah pelanggaran Pemilu adalah melalui pengawasan partisipatif yang melibatkan peran aktif masyarakat. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis bentuk, mekanisme, dan efektivitas pengawasan partisipatif dalam kerangka hukum Indonesia sebagai instrumen pencegahan pelanggaran Pemilu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan terkait, termasuk Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, serta peraturan teknis dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, pengawasan partisipatif telah memperoleh legitimasi hukum dan menjadi bagian integral dari sistem pengawasan Pemilu. Namun, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala seperti kurangnya pemahaman masyarakat, minimnya sosialisasi, dan terbatasnya kapasitas kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, edukasi politik berkelanjutan, dan kolaborasi antara penyelenggara Pemilu dengan masyarakat sipil untuk meningkatkan efektivitas pengawasan partisipatif sebagai instrumen pencegahan pelanggaran Pemilu.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Sosial dan Humaniora > S1 Hukum
Depositing User: Users 26 not found.
Date Deposited: 21 Jan 2026 04:25
Last Modified: 21 Jan 2026 04:25
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/1109

Actions (login required)

View Item View Item