PROBLEMATIKA PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PERJUDIAN SABUNG AYAM DI DESA SUMBERCANTING

Fathurrahman, Fathurrahman (2022) PROBLEMATIKA PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PERJUDIAN SABUNG AYAM DI DESA SUMBERCANTING. Other thesis, UNIVERSITAS NURUL JADID.

[thumbnail of 01_COVER_DAN_AWALAN.pdf] Text
01_COVER_DAN_AWALAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 02_BAB I.pdf] Text
02_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB)
[thumbnail of 03_BAB_II.pdf] Text
03_BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of 04_BAB III.pdf] Text
04_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (244kB)
[thumbnail of 05_BAB_IV.pdf] Text
05_BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of 06_BAB_V.pdf] Text
06_BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (718kB)
[thumbnail of 07_DAFTAR_PUSTAKA.pdf] Text
07_DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (1MB)

Abstract

Fathurahman. 2022. “Problematika Penegakan Hukum Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam Di Desa Sumbercanting” Skripsi, Jurusan Hukum, Fakultas Sosial Dan Humaniora, Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton Probolinggo. Pembimbing: I. Ismail Marzuki, M.H. II. Muhammad Islahuddin, M.H.

Kata Kunci:Perjudian,Tindak Pidana,Sabung Ayam.

Perjudian merupakan sebuah perbuatan yang melanggar hukum yang banyak terjadi di Indonesia dan memiliki berbagai jenis, namun judi jenis sabung ayam ini sangat marak terjadi di Desa Sumbercanting. Perjudian saat ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa namun juga berdampak pada anak yang masih di bawah umur sehingga tindakan ini memerlukan penenganan yang serius. Penelitian ini merupakan penelitian sosiologis empiris dengan metode analisis data menggunakan pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta studi kepustakaan dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perjudian sabung ayam terjadi karena masyarakat menganggap perjudian jenis sabung ayam merupakan sebuah budaya. Dalam pelaksanaan penegakan hukum terdapat beberapa hambatan diantaranya adalah Kurangnya koordinasi anggota Kepolisian dengan pemerintahan desa sumbercanting dalam proses penangkapan, Adanya oknum yang memberikan informasi terhadap pelaku sebelum proses penangkapan, Kesadaran hukum masyarakat rendah, Lokasi pelaksanaan kegiatan berpindah-pindah sehingga sulit dijangkau oleh pihak Kepolisian dan adanya doktrin dari para pelaku terhadap masyarakat bahwa perjudian sabung ayam sudah menjadi budaya di sebuah daerah khusunya Desa Sumbercanting hal tersebut yang membuat masyarakat semakin tahun semakin banyak yang melakukan perjudian sabung ayam. Adapun peran pemerintah desa dan aparat penegak hukum dalam menanngulangi perjudian sabung ayam menggunakan dua sebagai berikut: upaya preventif dan represif. Adapun upaya preventif dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat juga sudah dilakukan dengan cara Program Mahasiswa KKN masuk desa yaitu salah satu program dalam menerima mahasiswa dalam mendampingi masyarakat langsung untuk memberi sosialisa dalam masalah perjudian sabung ayam. Program polisi desa dalam memberi penerangan mengenai masalah hukum melalui penyuluhan hukum untuk mencapai kesadaran masyarakat. Penyuluhan hukum yang di adakan pleh desa dalam hal ini adalah kapolsek wringin untuk penyuluhan hukum terpadu sampai saat ini masih berjalan yang di lakukan satu sampai dua kali dalam enam bulan. Upaya represif upaya terakhir yang dapat dilakukan ialah penutupan akses lokasi yang biasanya dijadikan sebagai daerah, perjudian (ultimatum remidium) merupakan upaya paling akhir dalam meberantas tindak pidana perjudian sabung ayam yang ada Di Desa Sumbercanting. Upaya ini dilakukan dengan mengadakan razia langsung terhadap tempat kerjadian perkara (TKP).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Sosial dan Humaniora > S1 Hukum
Depositing User: Users 26 not found.
Date Deposited: 11 Jan 2026 07:01
Last Modified: 11 Jan 2026 07:01
URI: https://repository.unuja.ac.id/id/eprint/1011

Actions (login required)

View Item View Item